Bengkayang Post-(Sanggau Ledo). Sebuah peristiwa penyerangan dengan senjata tajam telah terjadi di rumah Yustina Dusun Nibung Desa Sahan, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, yang dilakukan oleh (inisal) DD, Y dan NI, Minggu, (28/8).
Akibat dari kejadian tersebut teras rumah rusak, mobil rusak, kena tebasan samurai.
“Kejadian yang terjadi tadi malam sekitar pukul tujuh hingga pukul delapan, terjadi penyerangan yang dilakukan oleh DD, Y dan NI, mobil dihantam pakai Samurai,” ucap Tomo saat diwawancara di halaman RSUD Bumi Sebalo Bengkayang, Senin (29/8).
Tomo tidak tahu secara pasti, apa motif dibalik penyerangan tersebut, namun yang jelas pelaku selama ini merasa tidak senang dengan dirinya, padahal pelaku sudah mengambil istrinya, merampas keluarganya, dan bahkan diduga ingin menguasai harta-hartanya.
Menurut Tomo, pelaku merupakan guru honor di SMA 1 Sanggau Ledo.
“Yang bersangkutan masih honor di SMA 1 Sanggau Ledo,” ujar Tomo.
Tomo berharap ada pihak-pihak yang bisa mengatasi hal tersebut supaya tidak lagi meresahkan warga.
“Saya mau nanti ada pihak yang betul-betul bisa mengatasi orang ini, kasihlah pelajaran sebisa – bisa mungkin karena orang ini sudah meresahkan masyarakat,” harapnya.
Menurut Tomo lagi, kejadian penyerangan ini sudah dilaporkan ke pihak Polres Bengkayang, dan sekarang sudah proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Kepada pihak Kepolisian Tomo berharap agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal supaya ada efek jera.
“Sudah kita laporkan ke Polres Bengkayang. Jadi buat saya yang merasa dirugikan dan kakak saya yang sudah merasa dirugikan, saya mau barang ini betul-betul dituntaskan, saya minta pihak Polres, tolong barang ini sesegera mungkin diselesaikan, kalau tidak saya dengan cara saya sendiri dengan keluarga suami kakak dari Ringo, dari Darit akan datang,” ucap Tomo.
Yustina, kakak Tomo, selaku korban ia sangat berharap agar pelaku secepatnya diamankan, diberikan hukuman setimpal supaya ada efek jera. Wrt. (Mark).

Baca Juga
Polisi Rajia Aksi Balap Liar Di Kawan Alun – Alun SDR
Anak Usia 10 Tahun Tengelam Di Sungai Belakang Rumah Polisi Pun Turut Berjibaku Cari Korban
Bupati Bengkayang Berharap Penyelenggaraan Evaluasi Kabupaten Layak Anak Tolak Ukur Pada Pembangunan Daerah