06/03/2026

Bengkayang Post

Cerdas Ungkap Realitas

Cagar Alam Mandor Perlu Penanaman Dan Dirawat Kembali

Share

Bengkayang Post- ( Mandor Landak).meninjau kembali tentang tumbuhan cagar Alam dan satwa, yang udah hampir punah di wilayah cagar Alam di Mandor,

maka pergerakan dari pembina di bagian petugas dari hutan lindung ini” khusus nya cagar Alam,

Maka untuk  melindungi hutan dan satwa yang udah hampir punah,
Cagar Alam yang di kec mandor sekitar kurang lebih mulai di tahun 2000,

Udah di rawat dan di tanami pepohonan oleh Tim dari Dinas kehutanan,
Maka hingga saat ini melihat perkembangan nya”

Kalo yang di tahun2 yang dulu pernah ada yang gagal hasil perkembangan nya,

Maka kita akan mencoba untuk merubah Tanaman pohon yang lain nya, sperti batang/ pohon Simpur dll,

cagar Alam yang di kec Mandor ada dua lokasi/ dua area, antara lain di jalan makam juang mandor dan di wilayah sakong,

Di area sakong itu” area nya banyak danau / kolam2 nya hingga  memudahkan mencari air untuk merawat dan menyiram nya,

Dan yang di cagar Alam yang di ujung makam juang mandor tidak ada danau danau nya” di area tersebut karna area lokasi nya agak perbukitan,

Maka dalam pengerjaan perawatan nya” agak susah dan rumit'” menurut surpe nya,
Karena lokasi tersebut terlihat banyak pasir putih dan kurang terlihat tanah yang hitam nya,

Pada hari ini Rabu 4 Maret 2026, para Narasumber / Tim dari Dinas penanganan cagar Alam yang di kec Mandor,

Mengadakan pertemuan dengan beberapa Tokoh masarakat antara lain”
kepala2 Desa yang ada di 17 kec mandor, 

Tokoh2 adat sperti temenggung kec mandor, salah satu nya” Saipul Doman,  F, Ajisin,  Botol,  dan yang lain nya” yang di ketua oleh Agus Guletek ketua DAD  kecamatan Mandor,

di hadiri juga Susanto selaku humas di PT SMS  kec mandor ,dan ius barayukg” yang berdua ini perwakilan dari ormas Bala Daya, kec Mandor,

Beberapa Stap camat mandor yang menghadiri kegiatan tersebut, kebetulan tempat kegiatan nya di balai pertemuan samping kantor camat Mandor,

Dan di hadiri juga oleh ketua bungdes Desa Mandor, Nita Yana,
Beberapa pertanyaan dari narasumber  tentang dalam paparan dinas kehutanan cagar Alam tersebut” menyinggung ada nya masarakat sekitar nya yang merusak area area lokasi mandor,

Tetapi ada juga beberapa sumber dari perwakilan masarakat mandor,
yang membantah trutama Agus Guletek ketua DAD kec mandor,

HarYanto kades desa Mandor,  Yunus kades Desa simpang kasturi,  Saipul Doman,  F, Ajisin, Kadus Desa kayuara, 

Dan di hadiri juga Polsek kec mandor, IPDA BERNADUS DiDY Kusnadi ,SH ,MH ,
Bersama Koramil Mandor, peltu Dedi Kristianto, SE ,

Dengan alasan pada umum nya masarakat desa mandor tidak ada lapangan pekerjaan” maka di akui sekedar kerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga nya saja,

Maka ada yang bekerja seperti Tambang, melalui ngejek di sungai kecil dan ngerobin dengan tenaga 2 orang saja,

Arti nya bekerja hanya untuk mencari nafkah sehari hari saja bukan untuk mencari kaya,
Menurut sumber perwakilan dari masarakat ini,

Boleh di hentikan masarakat itu” tapi di ciptakan dulu lapangan pekerjaan nya,
maka bisa setaralah yang di inginkan petugas cagar Alam tersebut,

Dan untuk selanjut nya” para petugas bimbingan  dari cagar Alam, bisa bekerja sama dengan muspika kecamatan mandor bersama TNI polri yang ada di kec Mandor”

Hingga setara sama sama menciptakan suasana damai kemajuan ke,amanan cagar Alam yang ada di wilayah kecamatan Mandor ini. Penulis:  Ku”en


Share