Bengkayang post-( Mandor landak). melaksanakan ritual hingga harus di ulang dua kali pasang adat pamabakg”
pada Kamis 12 Maret 2026″ telah memasang adat amabakg dua kali di tempat yang sama,
Karena ada kesalah pahaman nya maka ada hak tuntut terlaksana”
4 Maret yang lalu ada kejadian warga Demo di kantor Fortune Borneo Resorces ( FBR )di Desa kayuara kec mandor kab landak,
Warga tersebut habis Demo langsung memasang adat pamabakg dengan baca Ritual oleh Ramon selaku imam,
Adapun tujuan adat tersebut agar pihak kantor FBR segera menanggapi masalah yang di alami warga setempat dan sekitar nya”
Maka permintaan warga itu” sebelum ada Respon dari pihak perusahaan FBR, maka pagar yg di kleim jangan dulu di buka”
Dan setelah berlanjut ceritaa lalu ber ujung berjalan nya waktu” hingga hari dan tgl 9 Maret 2026″ ada salah satu oknum yang membuka pagar dan merumbak adat pamabakg tersebut bersama yang lain yang tak di ketahui pasti orang orang nya”
Namu sewaktu oknum membuka pagar tersebut , lalu ada yang melihat nya maka warga pun turun langsung tidak pakai ber lama lama”
Hingga sempat adu argumen” pada akhir nya di ketahui oknum tersebut” maka di denda dengan dimensi sangsi adat 6 tahlil 10 Amas batanung babi 3 lear dengan timbangan 37,5
Batanung Ayam satu ekor serta paraga lengkap”
Setelah tuntutan di penuhi” maka pada hari ini kamis 12 Maret 2026″ melaksanakan pbayanaran adat tersebut”
Dalam pelaksanaan nya” di hadiri, Kapolsek mandor, Danramil mandor, camat mandor, hadir juga perwakilan kantor FBR,
Kadus dusun Pempadang, dan perwakilan 2 masarakat,
Setelah selesai melaksanakan pembayaran adat itu” kemudian” warga tersebut langsung memasang adat pamabakg yang di buka pada tgl 9 Maret 2026″
Pemasangan adat pamabakg tentu di sampaikan oleh imam”
ramon selaku pembawa Do,a ritual tersebut'”
dalam upacara Di,a nya utk membuat suasana dingin dan adem “
sekalian memberi makan roh roh yang sekira nya mau menggangu selama menunggu ggu ada kepastian tanggapandari pihak kantor FBR”
Ramon berbicara dgn Ritual nya utk memberi makan roh roh halus itu
dengan darah babi dengan darah ayam campur nasi dgn garam” di taburkan nya di setiap sudut pintu gerbang yg mau di tutup lagi”
itulah pembicaraan pa Ramon dengan roh halus yg tak kelihatan oleh manusia”
selama kegiatan berjalan aman dan kondensip dan di saksikan oleh semua pihak yang hadir pada saat itu”
selesai kegiatan” semua nya menuju ke tempat yang udah di sediakan” untuk acara makan bersama ” hingga ke puncak acara di tutup dengan perpisahan. Penulis: Ku” en…

Baca Juga
Rapat Evaluasi Kinerja Panitia Penggalangan Dana Naik Dango Mandor
Polsek Mandor Siapkan Pos Jaga Dalan Rangka Menyambut Lebaran Tahun 2026
Cagar Alam Mandor Perlu Penanaman Dan Dirawat Kembali